Syarat Andalalin: Dokumen, Ketentuan, dan Cara Mengurusnya
Official EditorialAndalalinPopuler

Syarat Andalalin: Dokumen, Ketentuan, dan Cara Mengurusnya

I
Ditulis oleh ikhsan
18 Agustus 20262.9K dibaca

Andalalin (Analisis Dampak Lalu Lintas) merupakan kajian yang diperlukan untuk rencana pembangunan atau pengembangan tertentu yang berpotensi menimbulkan dampak terhadap lalu lintas.

Bagi pengembang, pemilik proyek, maupun perusahaan yang sedang merencanakan pembangunan, mengetahui syarat Andalalin sejak awal sangat penting agar proses perencanaan, penyusunan dokumen, hingga pengajuan dapat dilakukan dengan lebih terarah.

Sebelum membahas persyaratannya lebih lanjut, Anda dapat memahami terlebih dahulu apa itu Andalalin, termasuk fungsi dan dasar hukum yang mengatur penyelenggaraannya.

Lalu, apa saja syarat Andalalin? Dokumen apa yang perlu disiapkan? Siapa yang dapat menyusun Andalalin? Dan bagaimana cara mengurusnya?

Artikel ini membahas syarat Andalalin, dokumen yang dibutuhkan, ketentuan penyusunan, serta tahapan pengajuan Andalalin berdasarkan ketentuan yang berlaku.

Apa Saja Syarat Andalalin?

Secara umum, persyaratan Andalalin meliputi dokumen administratif, dokumen rencana pembangunan, data lokasi, serta dokumen hasil analisis atau dokumen teknis sesuai dengan kategori kegiatan dan dampak lalu lintas yang ditimbulkan.

Beberapa dokumen yang perlu dipersiapkan antara lain:

  1. Surat permohonan sesuai jenis layanan Andalalin.
  2. Bukti kepemilikan atau penguasaan lahan.
  3. Bukti kesesuaian tata ruang dan/atau izin pemanfaatan ruang.
  4. Site plan dan/atau Detail Engineering Design (DED).
  5. Foto kondisi lokasi pembangunan atau pengembangan.
  6. Dokumen hasil Andalalin atau dokumen teknis sesuai kategori kegiatan.

Kelengkapan persyaratan dapat berbeda tergantung jenis kegiatan, skala pembangunan, kategori bangkitan lalu lintas, lokasi, serta kewenangan instansi yang menangani.

Karena itu, pemilik proyek sebaiknya melakukan identifikasi kebutuhan Andalalin terlebih dahulu sebelum mempersiapkan seluruh dokumen.

Dokumen yang Dibutuhkan untuk Andalalin

Sebelum penyusunan analisis dilakukan, pemilik atau penanggung jawab kegiatan perlu mempersiapkan informasi administratif dan teknis.

Secara umum dokumen yang dapat diperlukan antara lain:

  • surat permohonan;
  • identitas dan legalitas pemohon;
  • bukti kepemilikan atau penguasaan lahan;
  • dokumen kesesuaian tata ruang atau pemanfaatan ruang;
  • site plan;
  • Detail Engineering Design atau DED;
  • data teknis kegiatan;
  • informasi luas lahan dan bangunan;
  • kapasitas kegiatan;
  • jumlah pengguna;
  • jam operasional;
  • rencana akses;
  • rencana parkir;
  • rencana sirkulasi kendaraan; dan
  • dokumen pendukung lainnya sesuai kebutuhan.

Persyaratan dapat berbeda berdasarkan jenis kegiatan, skala pembangunan, kategori Bangkitan Lalu Lintas, lokasi, serta kewenangan instansi yang menangani.

Data Rencana Pembangunan atau Pengembangan

Selain dokumen administratif, penyusunan Andalalin membutuhkan informasi mengenai karakteristik kegiatan.

Data yang umumnya diperlukan antara lain:

  • luas lahan;
  • luas bangunan;
  • jumlah unit;
  • kapasitas kegiatan;
  • jumlah penghuni;
  • jumlah pekerja;
  • jumlah pengunjung;
  • jam operasional;
  • perkiraan kendaraan;
  • aktivitas kendaraan barang;
  • rencana akses; dan
  • pola operasional kegiatan.

Data tersebut digunakan antara lain untuk memperkirakan Bangkitan dan Tarikan Perjalanan.

Ketentuan Proyek yang Wajib Andalalin

Tidak semua pembangunan memiliki dampak lalu lintas yang sama.

Kewajiban Andalalin berkaitan dengan rencana pembangunan atau pengembangan yang dapat menimbulkan gangguan terhadap keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.

Karena itu, kewajiban dan bentuk dokumen yang diperlukan dapat bergantung pada jenis kegiatan dan skala dampak bangkitan lalu lintas.

Beberapa contoh kegiatan yang dapat memiliki dampak lalu lintas antara lain:

  • Perumahan atau kawasan permukiman.
  • Pusat perbelanjaan.
  • Perkantoran.
  • Hotel.
  • Rumah sakit.
  • Pendidikan.
  • Pergudangan.
  • Industri.
  • Fasilitas umum.
  • Pengembangan kawasan tertentu.

Namun, kewajiban Andalalin tidak cukup ditentukan hanya berdasarkan nama jenis proyek.

Skala kegiatan, kapasitas, lokasi, serta potensi bangkitan dan tarikan lalu lintas juga perlu diperhatikan.

Data Lalu Lintas yang Dibutuhkan untuk Andalalin

Selain dokumen proyek, penyusunan Andalalin membutuhkan data kondisi lalu lintas di sekitar lokasi.

Data tersebut digunakan untuk mengetahui kondisi lalu lintas sebelum pembangunan dilakukan.

1. Data Volume Kendaraan

Survei volume kendaraan dilakukan untuk mengetahui jumlah kendaraan yang melintas pada ruas jalan atau persimpangan tertentu. Data dapat dikelompokkan berdasarkan jenis kendaraan dan periode waktu pengamatan.

2. Data Kecepatan Kendaraan

Data kecepatan digunakan untuk mengetahui karakteristik lalu lintas pada jaringan jalan di sekitar lokasi pembangunan.

Informasi ini dapat menjadi salah satu bagian dari analisis kondisi lalu lintas eksisting.

3. Data Parkir

Aktivitas parkir juga perlu diperhatikan karena parkir di badan jalan maupun aktivitas keluar-masuk kendaraan dapat memengaruhi kapasitas dan kelancaran lalu lintas.

4. Data Pejalan Kaki

Pergerakan pejalan kaki di sekitar lokasi juga perlu diperhatikan, terutama untuk pembangunan yang memiliki aktivitas tinggi seperti pusat perdagangan, perkantoran, pendidikan, maupun fasilitas umum.

5. Kondisi Persimpangan

Persimpangan menjadi salah satu titik penting dalam analisis karena tambahan perjalanan dari suatu pembangunan dapat memengaruhi kinerja simpang.

Data yang dapat dikumpulkan antara lain:

  • Volume kendaraan.
  • Geometri simpang.
  • Fase sinyal.
  • Waktu siklus.
  • Hambatan samping.
  • Antrian kendaraan.

6. Kondisi Ruas Jalan

Kondisi ruas jalan di sekitar lokasi juga perlu dianalisis.

Informasi dapat meliputi:

  • Lebar jalan.
  • Jumlah lajur.
  • Kapasitas jalan.
  • Kondisi permukaan jalan.
  • Fungsi jalan.
  • Hambatan samping.
  • Aktivitas di sekitar jalan.

Apa yang Dianalisis dalam Andalalin?

Andalalin tidak hanya melihat kondisi jalan yang berada tepat di depan lokasi pembangunan.

Analisis dilakukan untuk mengetahui bagaimana suatu pembangunan dapat memengaruhi sistem lalu lintas di sekitar lokasi.

Beberapa aspek yang dapat dianalisis antara lain:

1. Kondisi Lalu Lintas Eksisting

Analisis dimulai dengan mengetahui kondisi lalu lintas sebelum pembangunan dilakukan.

Data dapat mencakup volume kendaraan, kecepatan, kondisi simpang, kondisi ruas jalan, aktivitas parkir, pergerakan pejalan kaki, serta kondisi akses menuju lokasi.

2. Bangkitan dan Tarikan Perjalanan

Pembangunan dapat menghasilkan perjalanan baru.

Contohnya:

  • Perumahan menghasilkan perjalanan penghuni.
  • Perkantoran menghasilkan perjalanan karyawan dan tamu.
  • Pusat perbelanjaan menghasilkan perjalanan pengunjung.
  • Hotel menghasilkan perjalanan tamu dan kendaraan operasional.
  • Gudang menghasilkan pergerakan kendaraan barang.

Analisis bangkitan dan tarikan digunakan untuk memperkirakan tambahan perjalanan akibat pembangunan.

3. Distribusi Perjalanan

Setelah jumlah perjalanan diperkirakan, perlu dianalisis bagaimana perjalanan tersebut tersebar menuju berbagai arah.

Analisis ini membantu mengetahui ruas jalan dan simpang yang kemungkinan menerima tambahan beban lalu lintas.

4. Pemilihan Moda

Perjalanan yang dihasilkan oleh pembangunan dapat menggunakan berbagai moda transportasi.

Contohnya:

  • Sepeda motor.
  • Mobil.
  • Angkutan umum.
  • Kendaraan barang.
  • Moda transportasi lainnya.

Pemilihan moda dapat memengaruhi besarnya tambahan kendaraan pada jaringan jalan.

5. Pembebanan Perjalanan

Perjalanan yang dihasilkan kemudian dibebankan ke jaringan jalan yang relevan.

Tujuannya untuk mengetahui perubahan beban lalu lintas pada ruas jalan dan persimpangan di sekitar lokasi.

6. Simulasi Kinerja Lalu Lintas

Simulasi dilakukan untuk membandingkan kondisi lalu lintas sebelum dan setelah pembangunan.

Hasil analisis dapat digunakan untuk mengetahui apakah kegiatan yang direncanakan berpotensi menyebabkan penurunan kinerja lalu lintas.

7. Rekomendasi Penanganan Dampak

Apabila terdapat dampak lalu lintas, penyusunan Andalalin dapat menghasilkan rekomendasi penanganan.

Rekomendasi dapat berupa:

  • Penataan akses keluar-masuk.
  • Pengaturan sirkulasi kendaraan.
  • Penataan parkir.
  • Pengaturan kendaraan barang.
  • Pelebaran atau peningkatan kapasitas tertentu.
  • Manajemen dan rekayasa lalu lintas.
  • Penyediaan fasilitas pejalan kaki.
  • Penyediaan perlengkapan jalan.
  • Pengaturan fasilitas penyeberangan.

Siapa yang Menyusun Andalalin?

Penyusunan Andalalin membutuhkan kompetensi profesional di bidang transportasi dan rekayasa lalu lintas.

Hal yang perlu dibedakan adalah kompetensi tenaga ahli dan legalitas atau kualifikasi badan usaha konsultan.

Tenaga Ahli Penyusun Andalalin

Untuk kegiatan dengan Bangkitan Lalu Lintas Tinggi, dokumen hasil Analisis Dampak Lalu Lintas disusun oleh tenaga ahli yang memiliki Sertifikat Kompetensi Penyusun Analisis Dampak Lalu Lintas.

Sementara untuk kegiatan dengan Bangkitan Lalu Lintas Sedang, rekomendasi teknis penanganan dampak lalu lintas juga disusun oleh tenaga ahli yang memiliki Sertifikat Kompetensi Penyusun Analisis Dampak Lalu Lintas. Ketentuan mengenai kompetensi tenaga ahli merupakan bagian yang secara khusus diatur dalam PM 17 Tahun 2021.

Kompetensi Tenaga Ahli Penyusun mencakup bidang yang berkaitan dengan antara lain:

  • peraturan penyelenggaraan Andalalin;
  • pengumpulan data lalu lintas;
  • pengolahan data;
  • rekayasa lalu lintas;
  • perencanaan transportasi;
  • Bangkitan dan Tarikan Perjalanan;
  • pemodelan transportasi;
  • kapasitas ruas jalan;
  • persimpangan;
  • parkir; dan
  • penyusunan rekomendasi penanganan.

Dengan demikian, pemilik kegiatan sebaiknya memastikan bahwa personel utama yang menyusun Andalalin mempunyai Sertifikat Kompetensi Penyusun Analisis Dampak Lalu Lintas yang sesuai dengan ketentuan.

Bagaimana Cara Mengurus Andalalin?

Secara umum, proses pekerjaan dapat dilakukan melalui tahapan berikut.

1. Identifikasi Awal Kebutuhan Andalalin

Tahap pertama adalah mengidentifikasi karakteristik rencana kegiatan untuk mengetahui:

  • apakah kegiatan termasuk kriteria wajib Andalalin;
  • kategori Bangkitan Lalu Lintas;
  • bentuk dokumen yang diperlukan; dan
  • kewenangan instansi yang menangani.

2. Pengumpulan Dokumen dan Data Kegiatan

Pemilik kegiatan menyiapkan dokumen administratif, site plan, DED, kapasitas kegiatan, data operasional, rencana akses, parkir, serta informasi teknis lain.

3. Penentuan Wilayah Kajian dan Kebutuhan Survei

Konsultan menentukan jaringan jalan, ruas, persimpangan, akses, dan titik survei yang relevan dengan potensi dampak kegiatan.

4. Pelaksanaan Survei Lalu Lintas

Survei lapangan dilakukan untuk memperoleh data kondisi eksisting.

5. Pengolahan Data

Data survei diperiksa, direkapitulasi, dan diolah menjadi data yang dapat digunakan dalam analisis.

6. Analisis Kondisi Eksisting

Kinerja ruas jalan, persimpangan, akses, maupun bagian jaringan lainnya dianalisis berdasarkan kondisi sebelum adanya tambahan perjalanan.

7. Analisis Bangkitan dan Tarikan

Jumlah perjalanan yang diperkirakan akan dihasilkan kegiatan dihitung berdasarkan karakteristik kegiatan dan metode analisis yang sesuai.

8. Distribusi dan Pembebanan Perjalanan

Perjalanan didistribusikan berdasarkan arah pergerakan dan dibebankan ke jaringan jalan.

9. Analisis Kondisi Setelah Pembangunan atau Pengembangan

Kinerja jaringan jalan dianalisis setelah memperhitungkan tambahan perjalanan.

10. Penyusunan Rekomendasi

Apabila terdapat dampak, disusun rekomendasi penanganan.

11. Penyusunan Dokumen

Seluruh data, metodologi, analisis, simulasi, dan rekomendasi dituangkan ke dalam dokumen sesuai kategori Andalalin.

12. Pengajuan dan Evaluasi

Dokumen kemudian disampaikan kepada instansi yang berwenang untuk melalui proses evaluasi.

Apabila terdapat masukan dari tim evaluator, dokumen dapat disempurnakan sebelum proses persetujuan dilanjutkan. Tahapan umum ini sejalan dengan proses identifikasi, pengumpulan data, penyusunan analisis, rekomendasi, serta evaluasi yang digunakan dalam pengurusan Andalalin.

Apakah Andalalin Berhubungan dengan Perizinan?

Ya.

Andalalin mempunyai keterkaitan dengan proses pembangunan, pengembangan, dan perizinan sesuai dengan kriteria kegiatan yang diatur dalam ketentuan perundang-undangan.

Karena itu, kebutuhan Andalalin sebaiknya sudah diidentifikasi sejak tahap awal perencanaan, bukan ketika pembangunan telah selesai.

Penyusunan lebih awal juga memungkinkan rekomendasi Andalalin dimasukkan ke dalam perencanaan teknis kegiatan, misalnya perubahan akses, sirkulasi, parkir, fasilitas pejalan kaki, maupun kebutuhan manajemen lalu lintas.

Berapa Lama Proses Andalalin?

Durasi penyusunan dan proses Andalalin dapat berbeda pada setiap kegiatan.

Beberapa faktor yang dapat memengaruhi waktu pekerjaan antara lain:

  • skala kegiatan;
  • lokasi;
  • kompleksitas jaringan jalan;
  • kategori Bangkitan Lalu Lintas;
  • jumlah titik survei;
  • kelengkapan data pemilik kegiatan;
  • kebutuhan analisis;
  • kebutuhan pemodelan atau simulasi;
  • hasil evaluasi dokumen;
  • kebutuhan perbaikan dokumen; dan
  • proses pemeriksaan oleh instansi yang berwenang.

Karena itu, tidak tepat menetapkan satu durasi yang sama untuk seluruh pekerjaan Andalalin. Kelengkapan data sejak awal dapat membantu proses penyusunan berjalan lebih efektif.

Berapa Biaya Andalalin?

Biaya jasa penyusunan Andalalin juga tidak dapat disamaratakan untuk semua kegiatan.

Biaya dapat dipengaruhi oleh:

  • lokasi kegiatan;
  • jenis kegiatan;
  • skala pembangunan;
  • kategori Andalalin;
  • luas wilayah kajian;
  • jumlah ruas jalan;
  • jumlah persimpangan;
  • jumlah titik survei;
  • durasi survei;
  • jumlah surveyor;
  • kebutuhan tenaga ahli;
  • kebutuhan pemodelan atau simulasi;
  • kompleksitas rekomendasi; dan
  • ruang lingkup pendampingan.

Karena itu, estimasi biaya sebaiknya dilakukan setelah tersedia informasi awal mengenai lokasi, karakteristik kegiatan, kapasitas, dan kebutuhan kajian.

Butuh Jasa Andalalin Profesional untuk Proyek Anda?

Setiap proyek memiliki kebutuhan kajian Andalalin yang berbeda. Karena itu, penting untuk memastikan penyusunan dokumen dan analisis lalu lintas dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Jika Anda membutuhkan bantuan dalam penyusunan dan pengurusan Andalalin, Anda dapat melihat layanan Andalalin & Traffic Transportation Katalia untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

andalalinanalisis dampak lalu lintasjasa andalalinkonsultan andalalinsyarat andalalincara mengurus andalalindokumen andalalin
I

ikhsan

Redaksi Resmi

Tim Riset & Publikasi Resmi PT. Katalia Global Consult

Bagikan