Andalalin Gudang: Ketentuan, Kriteria, dan Proses Pengurusannya
Official EditorialAndalalin

Andalalin Gudang: Ketentuan, Kriteria, dan Proses Pengurusannya

I
Ditulis oleh ikhsan
25 Agustus 2026169 dibaca

Andalalin gudang diperlukan untuk menilai dampak aktivitas pergudangan terhadap kondisi lalu lintas di sekitar lokasi pembangunan. Aktivitas gudang dapat menghasilkan pergerakan kendaraan barang, kendaraan operasional, maupun kendaraan pekerja yang berpotensi memengaruhi kapasitas dan kelancaran jalan.

Karena itu, pembangunan atau pengembangan gudang perlu memperhatikan Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin) sesuai dengan skala bangkitan lalu lintas dan karakteristik kegiatan yang direncanakan.

Secara umum, Andalalin dilakukan untuk mengetahui potensi perubahan lalu lintas akibat pembangunan gudang serta menentukan langkah penanganan agar aktivitas kendaraan menuju dan keluar dari gudang tidak menimbulkan gangguan terhadap jaringan jalan di sekitarnya.

Apa Itu Andalalin Gudang?

Andalalin gudang adalah kajian Analisis Dampak Lalu Lintas yang dilakukan terhadap pembangunan atau pengembangan fasilitas pergudangan untuk mengetahui pengaruh kegiatan tersebut terhadap lalu lintas di sekitar lokasi.

Gudang memiliki karakteristik yang berbeda dengan bangunan komersial pada umumnya. Aktivitas operasionalnya dapat melibatkan kendaraan dengan berbagai ukuran, mulai dari kendaraan ringan hingga truk dan kendaraan angkutan barang.

Pergerakan kendaraan tersebut dapat terjadi ketika:

  • kendaraan melakukan bongkar muat barang;
  • kendaraan masuk dan keluar area gudang;
  • kendaraan melakukan distribusi barang;
  • pekerja datang dan pulang;
  • kendaraan operasional berpindah di dalam kawasan;
  • kendaraan melakukan antrean sebelum proses loading atau unloading.

Oleh karena itu, analisis tidak hanya melihat luas bangunan, tetapi juga perlu memperhatikan pola operasional dan karakteristik lalu lintas yang ditimbulkan oleh kegiatan pergudangan.

Secara hukum, UU No. 22 Tahun 2009 mengatur bahwa setiap rencana pembangunan pusat kegiatan, permukiman, dan infrastruktur yang berpotensi menimbulkan gangguan terhadap keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas wajib dilakukan analisis dampak lalu lintas.

Apakah Gudang Wajib Andalalin?

Gudang dapat wajib melakukan Andalalin, tergantung pada ukuran kegiatan dan dampak lalu lintas yang ditimbulkannya.

Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 17 Tahun 2021 memasukkan kegiatan industri dan pergudangan sebagai salah satu jenis pusat kegiatan yang menjadi objek penyelenggaraan Andalalin.

Untuk kegiatan pergudangan, kriteria berdasarkan luas lantai bangunan adalah sebagai berikut:

Luas Lantai Bangunan GudangKategori BangkitanDokumen
> 500.000 m²Bangkitan TinggiDokumen Andalalin
170.001–500.000 m²Bangkitan SedangRekomendasi Teknis
40.000–170.000 m²Bangkitan RendahStandar Teknis

Kriteria tersebut tercantum dalam Lampiran I PM 17 Tahun 2021.

Catatan penting: penentuan kebutuhan dokumen tidak sebaiknya dilakukan hanya berdasarkan luas bangunan. Kondisi lokasi, akses jalan, pola perjalanan, jenis kendaraan, serta karakteristik kegiatan tetap perlu diperiksa dalam proses penilaian.

Jadi, apabila Anda memiliki rencana pembangunan atau pengembangan gudang, sebaiknya lakukan pengecekan kebutuhan Andalalin sejak tahap perencanaan.

Mengapa Gudang Membutuhkan Analisis Lalu Lintas?

Aktivitas pergudangan dapat menghasilkan bangkitan dan tarikan lalu lintas dalam jumlah tertentu.

Semakin besar aktivitas distribusi barang, semakin besar pula potensi pergerakan kendaraan menuju dan meninggalkan kawasan gudang.

Beberapa dampak yang perlu diperhatikan antara lain:

1. Peningkatan Volume Kendaraan

Operasional gudang dapat menambah jumlah kendaraan pada jaringan jalan di sekitar lokasi.

Kendaraan tersebut dapat berupa:

  • truk;
  • trailer;
  • kendaraan box;
  • kendaraan operasional;
  • kendaraan karyawan;
  • kendaraan pengangkut barang.

Tambahan volume kendaraan perlu dianalisis untuk mengetahui pengaruhnya terhadap kapasitas jalan.

2. Antrean Kendaraan di Akses Gudang

Proses pemeriksaan kendaraan, penimbangan, bongkar muat, atau administrasi dapat menyebabkan kendaraan menunggu sebelum masuk ke area gudang.

Jika ruang antrean tidak mencukupi, kendaraan dapat mengular hingga ke badan jalan dan mengganggu lalu lintas.

3. Gangguan pada Akses Keluar-Masuk

Desain akses keluar dan masuk gudang menjadi salah satu bagian penting dalam perencanaan.

Posisi akses yang terlalu dekat dengan persimpangan, akses fasilitas lain, atau titik konflik lalu lintas dapat meningkatkan potensi gangguan.

4. Pergerakan Kendaraan Berat

Gudang distribusi biasanya memiliki kendaraan barang dengan dimensi dan karakteristik operasional yang berbeda dari kendaraan ringan.

Karena itu, analisis perlu mempertimbangkan manuver kendaraan, radius putar, akses kendaraan, serta kebutuhan ruang untuk proses bongkar muat.

5. Dampak terhadap Persimpangan

Pergerakan kendaraan dari dan menuju gudang dapat memengaruhi kinerja persimpangan di sekitar lokasi.

Apabila volume kendaraan cukup besar, perlu dilakukan analisis terhadap kinerja ruas maupun persimpangan yang terdampak.

Faktor yang Dianalisis dalam Andalalin Gudang

Penyusunan Andalalin gudang tidak hanya melihat jumlah kendaraan. Beberapa aspek yang dapat dianalisis antara lain:

Kondisi Jaringan Jalan

Analisis dapat mencakup:

  • fungsi jalan;
  • kapasitas jalan;
  • geometrik jalan;
  • kondisi lalu lintas eksisting;
  • kecepatan kendaraan;
  • hambatan samping;
  • kondisi persimpangan;
  • fasilitas pejalan kaki;
  • dan karakteristik jalan di sekitar lokasi.

Bangkitan dan Tarikan Perjalanan

Kajian memperkirakan jumlah perjalanan yang muncul akibat aktivitas gudang.

Perhitungan dapat mempertimbangkan:

  • jumlah kendaraan barang;
  • jenis kendaraan;
  • jumlah pekerja;
  • jam operasional;
  • pola distribusi;
  • frekuensi pengiriman;
  • serta aktivitas kendaraan lainnya.

Pola Distribusi Kendaraan

Untuk gudang distribusi, arah perjalanan kendaraan juga menjadi faktor penting.

Analisis dapat melihat dari mana kendaraan datang, ke mana kendaraan bergerak, serta ruas jalan mana yang berpotensi menerima tambahan beban lalu lintas.

Sistem Sirkulasi Internal

Area internal gudang perlu dirancang agar kendaraan dapat bergerak dengan aman dan tidak menimbulkan antrean yang meluber ke jalan umum.

Beberapa aspek yang dapat diperhatikan adalah:

  • jalur kendaraan;
  • area loading dock;
  • area parkir;
  • area tunggu truk;
  • akses masuk dan keluar;
  • radius putar kendaraan;
  • serta pemisahan antara kendaraan dan aktivitas lainnya.

Data yang Dibutuhkan untuk Andalalin Gudang

Data yang diperlukan dapat berbeda sesuai skala dan karakteristik proyek. Namun, secara umum penyusunan Andalalin gudang dapat membutuhkan data seperti:

  1. Data lokasi proyek
  2. Site plan dan layout gudang
  3. Luas lantai bangunan
  4. Fungsi dan jenis kegiatan gudang
  5. Jam operasional
  6. Jumlah pekerja
  7. Jenis dan jumlah kendaraan operasional
  8. Data aktivitas bongkar muat
  9. Data jaringan jalan sekitar
  10. Data volume lalu lintas eksisting
  11. Data persimpangan
  12. Rencana akses keluar-masuk kendaraan
  13. Pola distribusi kendaraan
  14. Rencana pengembangan kawasan

Kelengkapan data tersebut membantu konsultan memahami kondisi eksisting sekaligus memperkirakan perubahan lalu lintas setelah gudang beroperasi.

Kalau Anda ingin mengetahui dokumen apa saja yang perlu dipersiapkan, pembahasannya dapat dilanjutkan melalui artikel Syarat Andalalin: Dokumen, Ketentuan, dan Cara Mengurusnya.

Tahapan Andalalin Gudang

Secara umum, proses penyusunan Andalalin gudang dilakukan melalui beberapa tahapan.

1. Pengumpulan Data

Tahap awal dilakukan dengan mengumpulkan informasi mengenai proyek, kondisi jaringan jalan, karakteristik kegiatan gudang, serta kondisi lalu lintas eksisting.

Data lalu lintas dapat diperoleh melalui survei lapangan maupun data pendukung lainnya.

2. Survei Lalu Lintas

Survei dilakukan untuk mengetahui kondisi lalu lintas di sekitar lokasi.

Data yang dapat dikumpulkan antara lain:

  • volume kendaraan;
  • jenis kendaraan;
  • kecepatan;
  • kondisi parkir;
  • aktivitas pejalan kaki;
  • kondisi persimpangan;
  • dan karakteristik akses jalan.

3. Analisis Bangkitan dan Tarikan

Data proyek kemudian digunakan untuk memperkirakan tambahan perjalanan yang dihasilkan oleh kegiatan gudang.

Pada tahap ini karakteristik kendaraan barang menjadi salah satu faktor penting karena pergerakan truk dapat memberikan pengaruh berbeda dibandingkan kendaraan ringan.

4. Analisis Kinerja Lalu Lintas

Kondisi lalu lintas dibandingkan antara kondisi eksisting dan kondisi setelah proyek beroperasi.

UU No. 22 Tahun 2009 sendiri menyebutkan bahwa analisis dampak lalu lintas sekurang-kurangnya mencakup analisis bangkitan dan tarikan, simulasi kinerja lalu lintas tanpa dan dengan pengembangan, rekomendasi penanganan dampak, pembagian tanggung jawab, serta rencana pemantauan dan evaluasi.

5. Penyusunan Rekomendasi

Apabila ditemukan potensi gangguan lalu lintas, disusun rekomendasi penanganan.

Rekomendasi dapat berkaitan dengan:

  • pengaturan akses;
  • manajemen kendaraan;
  • penyediaan ruang antre;
  • pengaturan bongkar muat;
  • pengaturan parkir;
  • perbaikan geometrik akses;
  • pengaturan waktu operasional;
  • atau manajemen lalu lintas lainnya.

6. Penyusunan dan Evaluasi Dokumen

Hasil analisis kemudian disusun dalam dokumen sesuai kategori dan ketentuan yang berlaku untuk selanjutnya diproses sesuai kewenangan instansi terkait.

PP Nomor 30 Tahun 2021 mengatur bahwa rencana pembangunan pusat kegiatan wajib dilakukan analisis dampak lalu lintas sesuai kategori skala dampak bangkitan yang ditimbulkan.

Contoh Penanganan Dampak Lalu Lintas pada Gudang

Setiap gudang memiliki kondisi yang berbeda sehingga rekomendasi penanganannya juga tidak selalu sama.

Beberapa bentuk penanganan yang dapat dipertimbangkan antara lain:

Penyediaan Area Antrean Kendaraan

Gudang perlu memiliki ruang yang cukup untuk menampung kendaraan sebelum proses masuk, bongkar muat, maupun keluar kawasan.

Tujuannya adalah mencegah kendaraan berhenti atau mengantre di badan jalan.

Pengaturan Akses Masuk dan Keluar

Akses kendaraan dapat dirancang berdasarkan karakteristik jalan dan pola pergerakan kendaraan.

Hal ini penting terutama jika gudang berada di jalan dengan volume lalu lintas tinggi.

Pengaturan Jadwal Bongkar Muat

Untuk gudang dengan aktivitas kendaraan yang tinggi, jadwal bongkar muat dapat diatur agar tidak seluruh kendaraan datang pada periode yang sama.

Pemisahan Sirkulasi Kendaraan

Apabila memungkinkan, jalur kendaraan masuk, keluar, parkir, dan bongkar muat dapat diatur agar pergerakan kendaraan lebih terorganisir.

Pengaturan Kendaraan Berat

Operasional kendaraan berat perlu mempertimbangkan kapasitas jalan, kondisi akses, waktu operasional, dan karakteristik lingkungan sekitar.

Berapa Biaya Andalalin Gudang?

Biaya pengurusan Andalalin gudang tidak memiliki satu tarif yang berlaku sama untuk seluruh proyek. Besarnya biaya dapat dipengaruhi oleh jenis dan skala pembangunan, lokasi, kebutuhan survei lalu lintas, jumlah titik survei, kompleksitas analisis, kebutuhan simulasi, penyusunan dokumen, serta ruang lingkup pendampingan.

Karena kebutuhan setiap proyek berbeda, estimasi biaya sebaiknya ditentukan berdasarkan ruang lingkup pekerjaan dan karakteristik proyek. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai komponen biaya dan faktor yang memengaruhinya, baca artikel Biaya Andalalin: Estimasi Biaya dan Faktor Penentunya.

Apa Perbedaan Andalalin Gudang dengan Andalalin Bangunan Lain?

Perbedaan utamanya terletak pada karakteristik aktivitas dan kendaraan yang dihasilkan.

Gudang umumnya memiliki aktivitas distribusi barang yang melibatkan kendaraan angkutan, sehingga analisis perlu memperhatikan:

  • kendaraan berat;
  • pola distribusi;
  • loading dan unloading;
  • antrean truk;
  • akses kendaraan;
  • serta sirkulasi internal kawasan.

Sementara itu, bangunan seperti perkantoran, pusat perdagangan, atau fasilitas pendidikan memiliki pola bangkitan perjalanan yang berbeda.

Karena karakteristik setiap proyek berbeda, kebutuhan analisis juga harus disesuaikan dengan kondisi aktual proyek.

Kapan Sebaiknya Mengurus Andalalin Gudang?

Andalalin sebaiknya mulai dipersiapkan sejak tahap perencanaan proyek, bukan setelah gudang selesai dibangun.

Dengan melakukan analisis sejak awal, hasil kajian dapat digunakan untuk mempertimbangkan:

  • lokasi akses kendaraan;
  • desain gerbang;
  • area antre;
  • loading dock;
  • sirkulasi internal;
  • kebutuhan parkir;
  • pola distribusi;
  • dan strategi penanganan lalu lintas.

Pendekatan ini membantu mengurangi risiko perubahan desain ketika proyek sudah masuk tahap konstruksi atau operasional.

Untuk memahami alur pengurusan secara lebih umum, Anda juga dapat membaca Cara Mengurus Andalalin.

Butuh Bantuan Andalalin?

Sedang merencanakan pembangunan atau pengembangan gudang dan membutuhkan Andalalin? Katalia siap membantu proses analisis, penyusunan dokumen, hingga pendampingan sesuai kebutuhan proyek Anda.

Konsultasikan kebutuhan Andalalin proyek Anda bersama Katalia untuk mendapatkan solusi yang sesuai dengan karakteristik lokasi dan aktivitas pergudangan. Konsultasikan Andalalin dengan Katalia.

andalalinanalisis dampak lalu lintasjasa andalalinkonsultan andalalinizin andalalinsyarat andalalinbiaya andalalincara mengurus andalalinperaturan andalalindokumen andalalinandalalin gudang
I

ikhsan

Redaksi Resmi

Tim Riset & Publikasi Resmi PT. Katalia Global Consult

Bagikan