Dari Bus, Bersiap Kelola Transportasi Laut hingga Membuka Peluang ke Udara
Transjakarta sedang disiapkan untuk memasuki babak baru. Bukan berarti besok armadanya langsung berubah dari bus menjadi kapal atau pesawat, tetapi ruang usaha dan bentuk badan hukumnya sedang diperluas.
Dalam Raperda terbaru, PT Transportasi Jakarta direncanakan menyesuaikan bentuk badan hukumnya menjadi Perseroda sekaligus memperluas ruang lingkup usaha ke angkutan perairan dan angkutan udara. (www.beritajakarta.id)
๐ Sudah sampai mana proses Perseroda?
Rencana perubahan bentuk badan hukum Transjakarta telah masuk dalam daftar Raperda yang disiapkan untuk dibahas. Pada 2025, Biro Hukum DKI mencatat Raperda perubahan bentuk badan hukum PT Transportasi Jakarta menjadi Perseroda termasuk salah satu Raperda yang sudah memiliki naskah akademik dan draf sehingga siap dibahas. (www.beritajakarta.id)
Perkembangan terbaru pada September 2026 menunjukkan perubahan nomenklatur tersebut kembali menjadi bagian dari rancangan regulasi yang disiapkan untuk memperluas ruang usaha Transjakarta.
Artinya, Transjakarta saat ini masih berstatus PT Transportasi Jakarta, sementara perubahan menjadi Perseroda masih menunggu proses pembahasan dan penetapan Raperda.
๐ Salah satu peluang terbesar: Transjakarta masuk laut
Ekspansi yang paling dekat realisasinya adalah transportasi laut menuju dan antarwilayah Kepulauan Seribu.
Pemprov DKI menargetkan pengelolaan angkutan laut beralih dari Dinas Perhubungan kepada Transjakarta dan mulai beroperasi Juni 2027. Transisi diperkirakan membutuhkan waktu sekitar satu tahun.
Transjakarta sudah melakukan kunjungan ke Pulau Pari, Pulau Pramuka, Pulau Panggang, Pulau Kelapa, dan Pulau Harapan untuk melihat kebutuhan masyarakat.
Yang dikaji bukan cuma kapalnya, tetapi juga rute, frekuensi, tiket, keselamatan, dermaga, SDM, model bisnis, hingga konektivitas antarpulau. (Antara News)
Pada tahap awal, Transjakarta akan mengoptimalkan aset milik Dishub, termasuk kapal, dermaga, dan fasilitas pelabuhan, sekaligus membenahi sistem tiket dan teknologi layanan.
Ke depan, konsep hub and spoke juga disiapkan: kapal berkapasitas besar melayani rute utama, kemudian kapal yang lebih kecil menjadi pengumpan ke pulau-pulau lain.
Layanannya pun tidak hanya ditujukan untuk penumpang, tetapi berpotensi mencakup logistik dan pariwisata.
โ๏ธ Bagaimana dengan transportasi udara?
Nah, bagian ini masih lebih jauh.
Perluasan kewenangan ke angkutan udara muncul dalam pembahasan Raperda sebagai ruang pengembangan transportasi jangka panjang. Bapemperda DPRD DKI bahkan mendorong agar aturan baru cukup fleksibel untuk mengakomodasi perkembangan moda transportasi di masa depan. (Koran Jakarta ยฎ)
Namun, belum ada layanan udara Transjakarta yang akan segera beroperasi. Fokus terdekat perusahaan adalah membangun kapasitas melalui pengelolaan transportasi perairan terlebih dahulu.
Dengan kata lain:
Bus โ laut dulu โ udara masih menjadi peluang pengembangan.
๐ Tetap fokus meningkatkan kinerja layanan utama
Meski ruang bisnis diperluas, Transjakarta tetap memiliki tugas utama sebagai penyelenggara transportasi publik dan menjalankan Public Service Obligation (PSO).
Ekspansi usaha juga diarahkan untuk memperkuat keberlanjutan bisnis, termasuk peluang pendapatan di luar tiket, pengelolaan aset, logistik, kepelabuhanan, dan pariwisata. (www.beritajakarta.id)
Jadi, transformasi ini bukan sekadar mengganti nama perusahaan.
Transjakarta sedang disiapkan menjadi perusahaan transportasi dengan cakupan yang lebih luasโdari jalan raya, menuju kepulauan, dan membuka kemungkinan konektivitas udara di masa depan.
Tapi untuk sekarang, satu hal yang paling dekat ditunggu warga adalah:
Kapal Transjakarta ke Kepulauan Seribu pada 2027. ๐๐



