SIDOARJO, Katalia.id - Aktivitas kendaraan berat di Desa Karangbong, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo, menjadi perhatian setelah dua insiden terjadi dalam waktu kurang dari satu bulan.
Insiden pertama terjadi pada 4 Juli 2026 sekitar pukul 15.00 WIB di Jalan Surowongso, RT 04/RW 01, Desa Karangbong, ketika sepeda motor milik seorang remaja berusia 17 tahun terserempet truk wing box dengan berat sekitar 16 ton yang hendak menuju area perusahaan. Beberapa minggu kemudian, pada 26 Juli sekitar pukul 02.00 WIB, truk Fuso yang menuju salah satu perusahaan masuk ke jalan permukiman dan merusak teras serta warung warga saat bermanuver.
Kepala Desa Karangbong, M. Bambang Asmuni, mengatakan ukuran kendaraan berat yang melintas tidak sebanding dengan kondisi sejumlah jalan desa. Kondisi tersebut membuat warga mempertanyakan keselamatan lalu lintas dan penggunaan jalan permukiman oleh kendaraan industri.
Pada awal bulan September 2026 ini, persoalan kemudian melebar ke isu Andalalin, M. Bambang Asmuni, menyebut sejumlah perusahaan di Karangbong, selain PT Astra Otoparts Tbk, disebut belum memiliki dokumen Andalalin, warga kemudian meminta adanya pemeriksaan terhadap aktivitas dan dokumen lalu lintas perusahaan.
Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Perhubungan Sidoarjo Budi Basuki mengapresiasi laporan warga terkait keselamatan lalu lintas di koridor Jalan Gatot Subroto–Jalan Surowongso. Hingga saat ini persoalan tersebut masih menjadi perhatian karena adanya aktivitas kendaraan berat yang bersinggungan langsung dengan jalan yang juga digunakan masyarakat.
Andalalin sendiri digunakan untuk mengkaji dampak aktivitas suatu usaha terhadap lalu lintas, termasuk pergerakan kendaraan, akses keluar-masuk, kapasitas jalan, hingga aspek keselamatan.
Insiden di Karangbong menunjukkan bagaimana pentingnya mengatur aktivitas kendaraan berat agar tetap sesuai dengan kondisi jalan di sekitarnya. Bagi pemilik perusahaan, Andalalin menjadi salah satu dokumen penting untuk melihat dampak kendaraan dari kegiatan usaha terhadap lalu lintas dan keselamatan warga sekitar.



